Menurut dimensinya Video Game dibagi menjadi 2, yaitu 2 Dimensi (2D), dan 3 Dimensi (3D).
Game 2D
Game 2 Dimensi dapat dikenali dengan tampilan grafisnya yang berupa
bidang dengan dua sumbu, yaitu x dan y yang membuat pergerakan pada game
tersebut terbatas hanya pada kedua arah sumbu tersebut. Gambar pada
game 2 Dimensi ini dapat menggunakan format vektor maupun bitmap, yang
kemudian dapat dirangkai untuk membuat animasi bergerak dengan cara
membuatnya satu persatu yang disebut sebagai frame. Setiap pergerakan
digambarkan kedalam tiap-tiap frame yang berubah sedikit demi sedikit,
sehingga ketika frame-frame tersebut dijalankan secara berurut dari satu
frame ke frame lainnya, maka akan terlihat seolah-olah gambar tersebut
bergerak.
Banyaknya frame biasa dihitung dengan satuan detik, dimana berapa
banyak frame yang digunakan untuk setiap detiknya disebut dengan FPS
(frame per second). Tergantung animasi apa yang ingin dibuat, penting
untuk menentukan banyaknya frame yang akan digunakan setiap detiknya
agar pergerakan animasi terlihat mulus.
Konsep pada game 2 Dimensi :
- Static View : Semua objek berada pada satu bidang dan gerakan permainan hanya terbatas pada bidang itu saja.
- Side Scrolling View
: Objek-objek dan gambar latar akan terus bergerak ke atas, bawah, kiri
atau kanan sesuai dengan jenis gamenya, dan biasanya gerakan scroll ini
terpaku pada karakter yang kita kendalikan.
Game 3D
Game 3 Dimensi menggunakan objek yang berbeda dengan 2 Dimensi, dimana
objek yang digunakan disini bukanlah gambar vektor ataupun bitmap,
melainkan kesatuan poligon-poligon yang membentuk objek dan biasanya
pada permukaan bentuk tersebut dilapisi dengan kulit yang dibuat
menggunakan gambar, namun gambar ini hanya sebagai pemberi motif pada
objek 3 Dimensi tersebut, tidak dibuat banyak dan dimainkan secara cepat
seperti pada 2 Dimensi. Pembuatan objek 3D ini sendiri juga menggunakan
software khusus misalnya Blender, atau 3DSMAX.
Pergerakan pada 3 Dimensi berbeda dengan 2 Dimensi, disini objek
biasanya diberi bones, yang dapat digunakan untuk menggerak2an objek
atau bagian-bagiannya yang berupa berbagai jenis sendi. Gerakan-gerakan
tersebut direkam pada keyframe, berbeda dengan frame pada 2 Dimensi
dimana keyframe ini diisikan dengan rekaman pergerakan dari bones-bones
pada objek tersebut, sehingga tidak perlu menggambar satu persatu.
Pemodelan pada game 3 Dimensi :
Tipe pemodelan pada game 3 Dimensi biasanya terdiri atas dunia yang
dapat dijelajahi ke segala arah, karakter utama, bangunan, objek-objek
seperti senjata, musuh, permukaan tanah, pohon, bukit, dan sebagainya.
Ada juga game 3 Dimensi dengan tampilan datar (3D Plaine) yang sering
membuat bingung karena model pergerakannya mirip game 2D, hanya pada 2
arah sumbu saja, tapi mereka tidaklah sama. Game seperti ini bukan 2D
tapi tidak juga sepenuhnya 3D meskipun tampilan latarnya memang jelas
3D. Teori grafik seperti ini disebut dengan 2.5D atau pseudo-3D.
Referensi :
http://en.wikipedia.org/wiki/2D_computer_graphics
http://en.wikipedia.org/wiki/3D_computer_graphics
Tidak ada komentar:
Posting Komentar