Jumat, 16 Mei 2014

BioInformatika

    Bioinformatika adalah penerapan teknik komputasional untuk mengelola dan menganalisis informasi biologis. Bidang ini mencakup penerapan metode-metode matematika, statistika, dan informatika untuk memecahkan masalah-masalah biologis, terutama dengan menggunakan sekuens DNA dan asam amino serta informasi yang berkaitan dengannya. Contoh topik utama bidang ini meliputi basis data untuk mengelola informasi biologis, penyejajaran sekuens, prediksi struktur untuk meramalkan bentuk struktur protein maupun struktur sekunder RNA, analisis filogenetik, dan analisis ekspresi gen. (Dikutip dari : Wikipedia)


Artikel

Berikut adalah artikel mengenai BioInformatika sebagai referensi. Disini saya hanya mencantumkan link untuk melihat halaman asli dimuatnya artikel tersebut :

http://bioinformatika-q.blogspot.com/


Bidang-Bidang Terkait BioInformatika


1. Biophysics
> Bidang interdisipliner yang mengaplikasikan teknik-teknik dari ilmu Fisika untuk memahami struktur dan fungsi biologi.

2. Computational Biology
> Berfokus pada gerak evolusi, populasi, dan biologi teoritis daripada biomedis dalam molekul dan sel.

3. Medical Informatics
> Didefinisikan sebagai pembelajaran, penemuan dan implementasi dari struktur dan algoritma untuk meningkatkan komunikasi, pengertian dan manajemen informasi medis.

4. Cheminformatics
> Kombinasi dari sintesis kimia, penyaringan biologis dan pendekatan data-mining yang digunakan untuk penemuan dan pengembangan obat.

5. Genomics
> Usaha untuk menganalisa atau membandingkan seluruh komplemen genetik dari satu spesies atau lebih.

6. Mathematical Biology
> Menangani masalah-masalah biologi secara matematis, namun tidak perlu secara numerik dan tidak perlu diimplementasikan dalam software maupun hardware.

7. Proteomics
> Berkaitan dengan studi kuantitatif dan kualitatif dari ekspresi gen di level dari protein-protein fungsional.

8. Pharmacogenomics
> Aplikasi dari pendekatan genomik dan teknologi pada identifikasi dari target-target obat.

9. Pharmacogenetics
> Bagian dari pharmacogenomics yang menggunakan metode genomik atau Bioinformatika untuk mengidentifikasi hubungan-hubungan genomik.





Referensi :

http://bioinformatika-q.blogspot.com/
http://id.wikipedia.org/wiki/Bioinformatika
http://en.wikipedia.org/wiki/Bioinformatics
http://ebyfebryy.blogspot.com/2011/03/tugas-softskill-artikel-tentang.html

Kamis, 15 Mei 2014

Komputasi dan Parallel Processing

Komputasi


    Komputasi dapat diartikan sebagai cara untuk menemukan pemecahan masalah dari data input dengan menggunakan suatu algoritma. Komputasi merupakan sub-bidang dari ilmu komputer dan matematika. Selama ribuan tahun, komputasi umumnya dilakukan dengan menggunakan pena dan kertas, atau kapur dan batu tulis, atau dikerjakan secara mental, dan terkadang dengan bantuan suatu tabel. Namun sekarang, kebanyakan komputasi telah dilakukan dengan menggunakan komputer.

    Secara umum komputasi adalah bidang ilmu yang berfokus pada penyusunan model matematika dan teknik penyelesaian numerik, serta penggunaan komputer untuk menganalisis dan memecahkan masalah-masalah sains. Penggunaan ilmu komputssi biasanya berupa penerapan simulasi komputer atau berbagai bentuk komputasi lainnya untuk menyelesaikan masalah-masalah dalam berbagai bidang keilmuan. Dalam perkembangannya, komputasi digunakan juga untuk menemukan prinsip-prinsip baru yang mendasar dalam ilmu.

    Komputasi berbeda dengan ilmu komputer yang mengkaji komputasi, komputer, dan pemrosesan informasi. Komputasi juga berbeda dengan teori dan percobaan sebagai bentuk tradisional dari ilmu dan kerja keilmuan. Dalam ilmu alam, pendekatan ilmu komputasi dapat memberikan berbagai pemahaman baru, melalui penerapan model-model matematika dalam program komputer berdasarkan landasan teori yang telah berkembang, dan untuk menyelesaikan masalah-masalah nyata dalam ilmu tersebut.


Parallel Processing


    Parallel Processing adalah proses yang menggunakan lebih dari satu CPU untuk menjalankan sebuah program secara simultan. Parallel processing membuat suatu program berjalan lebih cepat, karena semakin banyak jumlah CPU yang digunakan dalam pemrosesan. Namun seringkali sulit membagi suatu program agar dapat dieksekusi oleh banyak CPU sekaligus.

    Sebagai besar komputer hanya memiliki satu CPU, namun ada juga yang memiliki lebih dari satu CPU. Komputer dengan satu CPU dapat melakukan parallel processing dengan cara menghubungkannya dengan komputer lain pada jaringan. Namun, proses ini membutuhkan suatu software canggih yang disebut distributed processing software. Parallel processing berbeda dengan multitasking, yaitu satu CPU mengeksekusi beberapa program sekaligus. Parallel Processing disebut juga Parallel Computing.

    Parallel Computing adalah salah satu teknik melakukan komputasi secara bersamaan dengan memanfaatkan beberapa komputer secara bersamaan. Biasanya memori yang diperlukan sangat besar, baik untuk melakukan pengolahan data dalam jumlah besar, maupun karena tuntutan proses komputasi yang banyak. Untuk ini dibutuhkan infrastruktur mesin paralel yang terdiri dari banyak komputer yang terhubung dengan jaringan, dan mampu bekerja secara paralel untuk menyelesaikan satu masalah. Selain itu, dibutuhkan juga suatu middleware yang berperan untuk mengatur distribusi pekerjaan antar node dalam satu mesin paralel. Selanjutnya pemakai harus membuat pemrograman paralel untuk merealisasikan komputasi.

Terdapat 4 jenis kelompok komputer dalam Parallel Computing, yaitu :

1. SISD (Single Instruction Single Data)
2. SIMD (Single Instruction Multiple Data)
3. MISD (Multiple Instruction Single Data)
4. MIMD (Multiple Instruction Multiple Data)


Hubungan


    Jadi dapat disimpulkan bahwa komputasi dan parallel processing memiliki hubungan yang erat. Komputasi secara umum dianggap sebagai cara pemecahan masalah yang lebih cepat dibandingkan dengan cara pemecahan masalah secara manual. Namun semakin banyak proses yang dilakukan, tentunya akan mempengaruhi kinerja dari pemroses, yang akan bekerja lebih lambat dibandingkan proses yang lebih sedikit. Dengan semakin banyaknya proses, maka dibutuhkan peningkatan kinerja dalam komputasi, yaitu dengan peningkatan kecepatan prosesor pada komputer. Caranya adalah dengan menerapkan parallel processing, yang memanfaatkan beberapa prosesor sekaligus untuk mempercepat kinerja komputer, dengan membagi-bagi tugas untuk masing-prosesor. Namun untuk proses yang lebih sedikit, tidak terlalu membutuhkan banyak pemroses.





Referensi :

http://id.wikipedia.org/wiki/Komputasi
http://en.wikipedia.org/wiki/Parallel_processing
http://en.wikipedia.org/wiki/Parallel_computing
http://www.scribd.com/doc/32982265/Parallel-Processing