Selasa, 27 September 2011

Digital Culture


    Digital Culture merupakan hasil dari efek budaya revolusi digital. Hal ini menyebabkan semakin banyaknya perangkat listrik dan gelombang elektromagnetik untuk ditangkap perangkat wireless di sekitar kita, yang memberikan kita lebih banyak kemudahan dalam berbagai hal. Perkembangan Teknologi Informasi dewasa ini semakin meluas dan cepat, meliputi berbagai bidang kegiatan manusia, serta menggunakan peralatan dan aplikasi canggih yang menjanjikan akurasi, kecepatan, dan lebih sedikit biaya yang dibutuhkan. Teknologi Informasi yang merupakan penggabungan antara Teknologi Komputer dan Teknologi Telekomunikasi ini memberikan peningkatan kecepatan waktu pencarian, pengolahan, dan distribusi informasi dari satu tempat ke tempat lainnya secara signifikan.
 
    Dilihat dari sisi produksi, sesuatu yang diproduksi dengan teknologi seperti komputer dan didesain dengan software modern bisa digolongkan kedalam Digital Culture. Sedangkan dari sisi distribusinya, penyebaran informasi sekarang ini dapat melalui berbagai media digital seperti ponsel maupun internet. Contoh perkembangan digital ini misalnya bisa dilihat dari buku. Dari segi produksi, buku yang dulunya ditulis dengan menggunakan tangan, kini dapat diketik dengan menggunakan komputer dan dicetak menggunakan printer. Dari segi distribusinya, buku tidak hanya dapat berpindah dari tangan ke tangan lain, melainkan dari komputer dengan adanya buku digital yang disebut e-book, seperti halnya e-mail.
 
    Apa yang diberikan oleh Teknologi Informasi telah memungkinkan bagi setiap orang untuk dapat melakukan berbagai hal dengan cepat, seperti penyebaran informasi dan komunikasi yang tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Dimulai dari telepon, hingga sekarang dimana berbagai Social Media telah menyebar luas dan siapapun bisa mengaksesnya dengan mudah. Tersedianya berbagai macam Social Network seperti Friendster, Facebook, Twitter dan lainnya, memungkinkan kita untuk terhubung dengan siapapun dari berbagai belahan bumi tanpa terikat batasan ruang, waktu, dan biaya yang besar.

    Saat ini hampir setiap orang menggunakan Social Network untuk saling berbagi informasi satu sama lainnya. Sebagai contohnya adalah Facebook, yang merupakan situs jejaring sosial yang paling digandrungi saat ini. Disini kita dapat berteman dengan siapa saja dari berbagai belahan bumi tanpa dipungut biaya, yang membuat kita dapat bersosialisasi dengan lebih mudah. Pada Facebook juga terdapat berbagai aplikasi dan fitur menarik yang dapat digunakan oleh setiap orang. Media yang digunakan untuk mengaksesnya tentu adalah internet, dapat menggunakan komputer maupun ponsel. Yang umumnya menjadi kendala bagi orang untuk mengaksesnya adalah ketersediaan internet, dimana internet pada umumnya tidak disediakan secara gratis.

    Penerapan teknologi seperti ini pada bidang industri dapat mengurangi beban kerja manusia, karena sebagian besar pekerjaan ditangani oleh perangkat Teknologi Informasi. Dengan ini, kita memiliki kesempatan untuk memperluas dan memperdalam bidang lain yang sebelumnya tidak maksimal karena adanya pekerjaan lain. Penggunaan Teknologi Informasi juga telah menciptakan daya saing yang lebih cepat lagi, dimana setiap pihak akan terus berusaha untuk meningkatkan kualitas teknologi masing-masing untuk mengalahkan lawan bisnisnya dan jadi yang terbaik. Namun tentu saja apa yang diberikan oleh teknologi ini pada akhirnya tergantung kepada orang yang menggunakannya.

Referensi :
http://www.genderandcomputing.no/
http://www.hitech-dolphin.com/digital-culture.html
http://www.scribd.com/doc/16406239/digital-culture-periode-pengembangan-2006-2007

Tidak ada komentar:

Posting Komentar